Yunani Kuno/Pengetahuan/Matematika/Euklides

Tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupan Euklides. Yang diketahui adalah bahwa dia pernah bekerja sebentar di Universitas Aleksandria di Mesir. Tidak ada penggambaran mengenai dia, sehingga tidak dapat diapstikan apakah dia memang benar-benar pernah ada, ataukah dia merupakan nama buatan bagi sekelompok matematikawan yang bekerja bersama-sama.

Euklides

Apapaun, Euklides (atau orang-orang yang disebut Euklides) hidup sekitar tahun 300 SM, pada periode Hellenistik. Dia (atau mereka) nampaknya belajar di Akademi Plato di Athena, di sana dia mempelajari matematika di buku-bukunya. Dia juga kemungkinan bertemu Aristoteles di sana.

Seperti halnya Anaxagoras, Euklides ingin membuktikan bahwa sejumlah hal memang benar dengan menggunakan logika dan akal. Saat ini masih terdapat salinan buku-buku Euklides, dan isinya diawali dengan pengertian dasar dari titik, garis, dan bentuk, kemudian berlanjut ke penggunaan geomteri untuk pembuktian, misalnya, bahwa semua sudut yang tepat adalah sama, bahwa di antara dua buah titik dapat ditarik sebuah garis dan bentuk, dan bahwa dua objek yang setara dengan satu objek maka akan setara pula satu sama lain.

Buku-buku akhir Euklides mengajarkan matematika yang lebih rumit, termasuk bagaimana kerja segitiga dan lingkatan, angka irrasional, dan geometri tiga dimensi.

Euklides terkenal karena buku-bukunya mudah dipahami dan buku-bukunya digunakan sebagai buku matematika utama di banyak sekolah di Eropa, Asia Barat dan Amerika selama dua rirbu tahun, hingga abad ke-20. Bahkan pada masa kini masih ada sejumlah matematikawan yang memulai studi geometri menggunakan buku-buku Euklides.