Tahu Sama Tahu/Menikah/Pra Nikah: Perbedaan antara revisi

2.580 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
 
== Jawaban lamaran ==
 
Lamaran yang telah disampaikan oleh pihak cowok boleh langsung ditanggapi pada saat itu juga sebagai jawaban resmi dari pihak cewek. Bisa juga jawaban dari pihak cewek disampaikan dengan jeda beberapa hari. Tidak ada yang tabu dalam hal ini. Jika pihak cewek tidak berkeinginan memberikan jawaban langsung seketika, maka acara lamaran pun lebih singkat dan tidak jauh dari ramah tamah, silaturahmi antara dua keluarga.
 
Jika pihak cewek berkenan memberikan jawaban lamaran seketika, maka jawaban resmi akan disampaikan melalui juru bicara keluarga (anggota keluarga yang dituakan) untuk menyampaikannya kepada pihak cowok. Untuk keluarga dengan budaya yang lebih terbuka, bisa juga sang cewek langsung memberikan jawaban/kesediaannya untuk menikah dengan si cowok.
 
Spesifik untuk budaya Timur seperti Indonesia, barangkali si cewek tidak mengungkapkannya secara terbuka dan lugas dengan kata-kata, tapi bisa juga dengan menunduk, tersipu, tersenyum, atau mengangguk atau isyarat bahasa tubuh lain yang mudah diartikan. Jika si cewek menyampaikan jawaban melalui isyarat bukan dengan kata-kata, maka wakil keluarga cewek akan menyampaikan jawaban lamaran secara lugas apakah menerima atau tidak pinangan dari si cowok.
 
Jika pihak cewek meminta waktu untuk memberikan jawaban memang dapat diindikasikan bahwa pihak cewek akan menolak lamaran itu. Mungkin butuh waktu untuk mengumpulkan alasan yang logis dan bisa diterima dengan lapang dada oleh pihak cowok. Karena alasannya cukup sederhana, jika si cewek belum punya pacar, atau belum punya calon suami yang ingin dinikahi, atau belum ada cowok lain yang melamarnya, maka si cewek tinggal menentukan pilihan ya untuk menikahi si cowok yang melamar atau menolaknya.
 
Bagi sebagian kalangan dan budaya tertentu, penolakan ini harus disampaikan dengan sehalus-halusnya atau bahkan jika mungkin tidak boleh menolak lamaran karena dianggap pamali/tabu. Tetapi dalam agama seperti Islam misalnya, si cewek punya hak penuh untuk menerima atau menolak lamaran si cowok, terlepas apakah orangtuanya cenderung menyetujui atau menolak lamaran si cowok. Keluarga yang baik akan memberikan keleluasaan sepenuhnya bagi si cewek ini sebagai individu untuk menentukan masa depannya. Dalam banyak kasus, tentu saja banyak contoh bahwa keluarga memaksakan (dalam porsi sedikit, sedang, maupun banyak) pernikahan ini tanpa mempedulikan perasaan si cewek.
 
Tapi bisa juga pihak cewek akan menerima lamaran tersebut, hanya saja si cewek yang bersangkutan misalnya harus konsultasi dulu atau butuh waktu untuk meyakinkan bahwa pilihannya itu benar.
 
== Penentuan tanggal ==
Pengguna anonim