Mitologi Yunani/Perseus: Perbedaan revisi

427 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
[[Berkas:JohnWilliamWaterhouse-Danaë(1892).jpg|right|thumb|260px|Danae dan Perseus sampai di pulau Serifos.]]
Di kerajaan Argos terdapat seorang putri yang bernama Danae, Ia adalah putri dari Akrisios raja Argos. Suatu hari, disebabkan rasa kecewa atas kesialannya karena tidak memiliki seorangpun cucu, ia berkonsultasi dengan Orakel Delphi. Namun hasil konsultasinya sangat mengejutkan. Orakel meramalkan bahwa anak dari Danae (cucu Akrisios) akan membunuhnya suatu hari nanti. Danae saat itu masih belum memiliki anak, dan untuk menjaganya tetap begitu, Akrisios memenjarakannya di di menara perunggu.
Akrisios, raja Argos, diberitahu oleh peramal Delphi bahwa dia akan mati di tangan cucunya sendiri. Takut ramalan itu menjadi kenyataan, Akrisios mengurung putri tunggalnya, Danae, di menara perunggu. Suatu hari Zeus mendatangi Danae dalam bentuk pancuran air dan menghamilinya. Dari hubungan tersebut lahirlah Perseus.
 
Suatu hari Zeus mendatangi Danae dalam bentuk pancuran air dan menghamilinya. Dari hubungan tersebut lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Perseus.
Akrisios kaget ketika tahu bahwa putrinya melahirkan anak dari Zeus. Akrisios ingin membunuh anak itu tetapi takut membuat marah Zeus. Akrisios akhirnya memutuskan untuk memasukkan Danae dan Perseus ke dalam sebuah peti kayu dan membuangnya ke laut. Ibu dan anak itu sampai di pulau Serifos dan diselamatkan oleh seorang nelayan bernama Diktis, yang merawat Perseus sampai dewasa. Pulau tersebut dipimpin oleh Polidektes, saudara Diktis.
 
Akrisios kaget ketika tahu bahwa putrinya melahirkan anak dari Zeus. Akrisios ingin membunuh anak itu tetapi takut memicu kemarahan dewa-dewa karena membunuh Keturunan Zeus dan Putri kandungnya sendiri, akhirnya menemukan suatu cara. Akrisios memutuskan untuk memasukkan Danae dan Perseus ke dalam sebuah peti kayu dan membuangnya ke laut.
 
Akrisios kaget ketika tahu bahwa putrinya melahirkan anak dari Zeus. Akrisios ingin membunuh anak itu tetapi takut membuat marah Zeus. Akrisios akhirnya memutuskan untuk memasukkan Danae dan Perseus ke dalam sebuah peti kayu dan membuangnya ke laut. Ibu dan anak itu sampai di pulau Serifos dan diselamatkan oleh seorang nelayan bernama Diktis, yang merawat Perseus sampai dewasa. Pulau tersebut dipimpin oleh Polidektes, saudara Diktis.
 
Seiring berjalannya waktu, Polidektes jatuh cinta pada Danae. Tetapi Polidektes selalu dihalang-halangi oleh Perseus sehingga Polidektes menyusun sebuah rencana untuk menjauhkan Perseus dari Danae. Polidektes mengadakan pesta dan semua tamu harus membawa hadiah. Perseus datang dengan tidak membawa hadiah. Polidektes yang marah kemudian bertanya pada Perseus mana hadiah untuknya. Perseus menjawab bahwa dia tak punya apa-apa. Polidektes pun menyebut Perseus sebagai orang miskin yang malas. Marah karena dhina seperti itu, Perseus menyatakan bahwa dia bisa membawakan benda apapun yang diinginkan oleh Polidektes. Polidektes kemudian meminta kepala Gorgon Medusa. Medusa adalah seorang monster yang memiliki rambut ular dan tatapan matanya akan mengubah mahkluk apapun menjadi batu. Perseus menyanggupi permintaan Polidektes dan segera berangkat mencari Medusa.
13.413

suntingan