Mitologi Yunani/Perseus: Perbedaan revisi

6.938 bita dihapus ,  11 tahun yang lalu
←Mengganti halaman dengan '* Kelahiran * Melawan Medusa * [[Mitologi Yunani/Perseus/Perseus dan Andromeda|Perseus ...'
(←Mengganti halaman dengan '* Kelahiran * Melawan Medusa * [[Mitologi Yunani/Perseus/Perseus dan Andromeda|Perseus ...')
* [[Mitologi Yunani/Perseus/Kelahiran|Kelahiran]]
[[Berkas:JohnWilliamWaterhouse-Danaë(1892).jpg|right|thumb|260px|Danae dan Perseus sampai di pulau Serifos.]]
* [[Mitologi Yunani/Perseus/Melawan Medusa|Melawan Medusa]]
Di kerajaan Argos terdapat seorang putri yang bernama Danae, Ia adalah putri dari Akrisios raja Argos. Suatu hari, disebabkan rasa kecewa atas kesialannya karena tidak memiliki seorangpun cucu, ia berkonsultasi dengan Orakel Delphi. Namun hasil konsultasinya sangat mengejutkan. Orakel meramalkan bahwa anak dari Danae (cucu Akrisios) akan membunuhnya suatu hari nanti. Danae saat itu masih belum memiliki anak, dan untuk menjaganya tetap begitu, Akrisios memenjarakannya di di menara perunggu.
* [[Mitologi Yunani/Perseus/Perseus dan Andromeda|Perseus dan Andromeda]]
 
Suatu hari Zeus mendatangi Danae dalam bentuk pancuran air dan menghamilinya. Dari hubungan tersebut lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Perseus.
 
Akrisios kaget ketika tahu bahwa putrinya melahirkan anak dari Zeus. Akrisios ingin membunuh anak itu tetapi takut memicu kemarahan dewa-dewa karena membunuh Keturunan Zeus dan Putri kandungnya sendiri, akhirnya menemukan suatu cara. Akrisios memutuskan untuk memasukkan Danae dan Perseus ke dalam sebuah peti kayu dan membuangnya ke laut.
 
Peti itu terdampar di Pulau Serifos, tempat mereka diangkat dan diselamatkan oleh seorang yang bernama Diktis yang kemudian membesarkan Perseus hingga dewasa. Diktis adalah saudara dari Polidektes, raja Pulau Serifos.
 
Lama kelamaan, Polidektes jatuh cinta pada Danae. Namun Perseus sudah tumbuh besar dan selalu menjaga ibunya dari paksaan Polidektes sehingga Polidektes menyusun sebuah rencana untuk menjauhkan Perseus dari Danae.
 
Ketika suatu hari Polidektes berusaha mendekati ibunya, Perseus kembali melarang Polidektes. Akhirnya Polidektes berkata bahwa ia akan menikahi seorang gadis sangat menyukai kuda. Polidektes pun menginginkan semua orang untuk memberikan hadiah yang sesuai kepada mempelainya. Polidektes lalu bertanya pada Perseus, "Apa yang akan kau berikan sebagai hadiah? Sepasukan Kuda? Kereta kuda? atau mungkin sekotak perhiasan?"
 
Perseus menjawab bahwa dia tak punya apa-apa. Polidektes pun menyebut Perseus sebagai orang miskin yang malas. Marah karena dhina seperti itu, Perseus menyatakan bahwa dia bisa membawakan benda apapun yang diinginkan oleh Polidektes.
 
"Baiklah!!" Kata Polidektes, "Bawakan kepala Medusa untukku!"
 
Perseus menyanggupi permintaan Polidektes dan segera berangkat mencari Medusa.
 
Medusa adalah seorang monster yang memiliki rambut ular dan tatapan matanya akan mengubah mahkluk apapun menjadi batu. Medusa merupakan salah satu dari tiga Gorgon.
 
Setelah menerima tugas itu, untuk waktu yang lama Perseus berkelana tanpa tujuan dan tanpa harapan untuk menemukan tempat tinggal para Gorgon. Ditengah keputusasaannya, tiba-tiba dia didatangi oleh dewi Athena. Sang dewi membertahunya bahwa para nimfa utara akan memberikannya alat-alat untuk membunuh Medusa dan hanya para Graiai yang mengetahui tempat para nimfa.
 
[[Berkas:The Birth of Pegasus and Chrysaor 1876-1885 Edward Burne-Jones.jpg|200px|thumb|left|Perseus memenggal kepala Medusa.]]
Para Graiai adalah tiga orang perempuan tua yang hanya memiliki satu bola mata dan satu gigi yang mereka pakai bergantian. Perseus merebut mata mereka dan menanyakan tempat para nimfa. Setelah diberitahu, Perseus mengembalikan mata mereka. Perseus pergi ke tempat para nimfa. Di sana, para nimfa meminjamkannya kantung kibisis untuk menyimpan kepala Medusa, pedang dari Zeus, sandal bersayap dari Hermes, dan helm kegelapan dari Hades. Athena juga meminjamkannya perisai cermin. Setelah mendapat berbagai senjata, Perseus pun memakai sandal bersayap dan terbang menuju sarang para Grogon.
 
Sesampainya disana, Perseus mengenakan helm kegelapan dan menjadi tak terlihat, karena medusa memiliki dua orang saudari yang sama ganas, sehingga ia tidak mau wujudnya diketahui dan akhirnya dikejar oleh dua Gorgon yang lain. Perseus masuk dan berjalan mundur ke arah para Gorgon (Stehno, Euriale dan Medusa) yang sedang tertidur. Ia melihat wujud para Gorgon tersebut melalui perisai cermin yang diberikan oleh Athena. Perseus mendekati Medusa dan langsung memotong kepala Medusa dengan pedangnya. Perseus lalu memasukkan kepala Medusa kedalam kantong kibisis, dan bergegas pergi dari sarang para Grogon menggunakan sandal bersayap Hermes. Sementara dari tubuh Medusa yang tanpa kepala terlahirlah Pegasus dan Khrisaor.
 
Dua gorgon lainnya terbangun karena lahirnya Pegasus dan Khrisaor, namun tidak dapat menemukan keberadaan orang yang membunuh Medusa.
 
Dalam perjalanan pulang ke Serifos, Perseus mengalami banyak petualangan, di anataranya dia melihat Atlas yang sedang memikul langit. Perseus merasa kasihan dan menunjukan padanya kepala Medusa sehingga Atlas berubah menjadi batu dan tak lagi merasa letih.
 
[[Berkas:Perseus und Andromeda MKL1888.png|thumb|right|200px|Perseus menyelamatkan Andromeda.]]
Perseus terbang dengan cepat ke arah selatan, Esok harinya, ia terbang melintasi Gurun di Libya, beberapa tetes darah medusa jatuh ke pasir dan munculah sekumpulan ular berbisa di gurun itu. Perseus melanjutkan perjalanannya dan melihat sebuah sebuah patung yang dirantai pada batu karang. Setelah diamati, ternyata itu bukanlah patung melainkan seorang perempuan. Perseus mendekati perempuan itu dan bertanya kenapa dia dirantai di tengah laut.
 
Gadis itu pun bercerita. Dia adalah Andromeda, Putri dari Kefeus dan Kassiopia. Kassiopia pernah menyombongkan bahwa putrinya lebih cantik dari para Nereid, putri-putri Poseidon. Para Nereid mendengarnya dan melaporkan hal tersebut pada ayah mereka. Sang ayah pun marah dan mengirimkan bencana serta seekor monster laut yang bernama [[Mitologi Yunani/Teror di Lautan#Ketos|Ketos]] ke kerajaan yang dipimpin oleh Kefeus.
 
Ketika Kefeus berkonsultasi pada Orakel, ia diberitahu bahwa satu-satunya harapan adalah dengan mengorbankan puterinya sendiri kepada Ketos. Akhirnya Kefeus pun melakukannya, Ia merantai putrinya di sebuah batu karang dan membiarkannya agar dimakan oleh Ketos.
 
Selesai ia bercerita, tiba-tiba dari laut munculah seekor monster yang sangat besar. Perseus bertarung dengan monster itu. Perseus menggunakan kepala Medusa dan monster itu pun berubah menjadi batu. Perseus lalu menghancurkannya dengan pedangnya. Perseus membebaskan Andromeda dan memabawanya pada ayahnya, raja Kefeos, untuk meminta izin menikahi Anromeda. Setelah mendapat izin, Perseus bersama Andromeda pergi menuju pulau Serifos.
 
Mereka berhenti sejenak di Larisa dan Perseus mengikuti beberapa perlombaan. Ketika Perseus sedang berlomba lempar cakram, cakramnya mengenai seorang pria tua, yang ternyata adalah Akrisios. Ramalan yang ditakuti Akrisios terbukti nyata. Setelah berduka sebentar, Perseus dan Andromeda melanjutakn perjalanan.
 
Ketika tiba di Serifos, Diktis memberitahu Perseus bahwa Polidektes tidak bernar-benar menikah. Itu hanya tipuan supaya dia bisa mendapatkan Danae. tetapi karena Danae tak mau menikahi Polidektes, Danae dipaksa menjadi budaknya. Perseus menitipkan Andromeda pada Diktis dan bergegas menuju Polidektes.
 
Perseus memasuki istana dan mengubah Polidektes menjadi batu dengan kepala Medusa. Sejak itu, Perseus hdup bahagia bersama Andromeda.
{{MY-Pahlawan}}
 
13.413

suntingan