Romawi Kuno/Agama: Perbedaan antara revisi

2.073 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Etruska +Etruria); kosmetik perubahan)
Bagi orang Romawi, kaisar mereka adalah dewa, atau orang yang dekat dengan dewa. Di bagian timur Kekaisaran Romawi, orang-orang memuja kaisar sebagai dewa, sementara di bagian barat kekaisaran, orang-orang lebih memuja dewa pelindung sang kaisar, alih-alih kaisar itu sendiri.
----
[[Berkas:BaalbekTempleJupiter1.jpg|thumb|right|250px|Sisa-sisa kuil Jupiter di Baalbek, Lebanon. Jupiter adalah dewa utama dalam agama Romawi kuno.]]
Romawi belum ada pada Zaman Perunggu, meskipun pada lokasi tersebut sudah bermunculan beberapa pemukiman manusia. Pemukiman tersebut berukuran kecil dan terletak di beberapa bukit. Tidak banyak diketahui mengenai pemukiman-pemukiman tersebut. Pada Zaman besi di Italia, tepatnya pada tahun 753 SM, kota Roma pun akhirnya didirikan.
 
Pada masa akhir Kerajaan Romawi, rajanya berasal dari bangsa Etruria. Etruria adalah suku bangsa di sebelah barat laut Roma. Mereka banyak mengajari rakyat Romawi dalam hal pengetahuan dan kemampuan. Bangsa Etruria mengajari bangsa Romawi menulis (misalnya alfabet Etruria), ilmu pasti dan seni, arsitektur dan perencanaan kota, kalender dan agama.
 
Sebelum menyerap mitologi Yunani, Romawi terlebih dahulu dipengaruhi oleh agama Etruria, terutama dalam hal praktik keagamaan, tradisi, dan ritual. Di Romawi, agama lebih banyak diurus oleh para pendeta, tidak seperti di Yunani. Jika di Yunani setiap orang bisa melakukan persembahan untuk para dewa, di Romawi persembahan hanya dilakukan oleh para pendeta.
 
Romawi sudah memilki dewa-dewa sejak masa kerajaan. Namun mitologi Romawi baru terbentuk setelah Romawi melakukan kontak dengan agama dan mitologi Yunani yang ada di Italia. Mitologi Romawi baru ditulis pada abad pertama SM.
 
Untuk orang Romawi awal, dewa-dewa mereka tidak lebih dari kekuatan alam yang hrus mereka sembah. Dalam agama Romawi, Mereka memberi persembahan dan melakukan pengorbanan. Dewa Romawi pada awalnya tidak terpersonalisasi. Baru setelah mengenal mitologi Yunani, dewa-dewa Romawi memiliki atribut dan keperibadian. Proses personalisasi dewa Romawi berjalan lambat. Karena mengadaptasi Yunani, pada akhirnya dewa Romawi memiliki perilaku dan atribut yang mirip dengan dewa Yunani. Seperti dewa Yunani, dewa Romawi juga abadi dan memiliki kekuasaan tertentu di bumi, namun mereka juga memiliki emosi manusia, misalnya marah, benci, cinta, nafsu, dan cemburu.
 
=== Dewa-Dewi ===
* [[Romawi Kuno/Agama/Triad Capitolina|Triad Capitolina]] (Jupiter-Juno-Minerva)
3.862

suntingan