Rahasia Otak Super: Perbedaan revisi

11.105 bita ditambahkan ,  15 tahun yang lalu
 
Ingin melanjutkan daftar di atas? Langsung saja klik SUNTING / EDIT di samping judul tulisan ini.
 
==== Teknik Nomor Cadel ====
 
Teknik Nomor Cadel adalah teknik menghafalkan nomor yang diciptakan oleh Abd Shomad. Teknik ini dikembangkan dari teknik [[w:Major System|Major System]], yang ditemukan oleh '''Stanislaus Mink von Wennsshein''' pada in abad ke-17 (lihat : [http://www.ludism.org/mentat/MajorSystem Major System]). Tujuan dari dibuatnya teknik ini adalah untuk membuat sistem yang bisa digunakan untuk mengkonversikan nomor menjadi kata-kata dan sebaliknya mengkonversikan kata-kata menjadi nomor. Teknik Major System ini diperbaiki oleh '''Dr Richard Grey''' pada abad ke-18. Dengan teknik ini, Anda bisa mengkonversikan nomor 00 sampai 99, bahkan bisa juga dari 000 sampai 999 ke dalam bentuk kata-kata, sehingga mudah untuk dihafalkan. Teknik ini terbatas terhadap perbendaharaan kata dari bahasa yang digunakan. Semakin kaya perbendaharaan kata suatu bahasa, semakin mudah teknik ini diterapkan. Dengan teknik SEM Cube yang dikembangkan oleh [[w:Tony Buzan|Tony Buzan]], Anda akan bisa mengkonversikan 00000 sampai 80,000 ke dalam bentuk kata-kata! Teknik [[w:SEM Cube|SEM Cube]] ini tidak akan dijelaskan dalam buku ini. Silahkan mencarinya di beberapa search engine.
 
===== Sedikit Sejarah =====
 
Teknik Nomor Cadel ini dikembangkan dengan cara yang cukup lucu. Ketika Anda mengajarkan anak kecil bagaimana mengenal nomor, pada awalnya mereka akan hanya mengucapkan penggalan kata yang terakhir saja, dan diucapkan dengan cara yang lucu. Misal, ketika Anda mengajarkan urutan nomor kepada anak kecil, si anak kecil akan mencoba untuk melafalkan urutan nomor itu dengan gaya berikut: "(a)tuh!", "(u)wah!", "(i)gah!", "patsz", "mah", "nyam", "(u)cuh", "(a)pany", "(i)y(l)an", "(u)y(l)uh", dengan beberapa variasi gaya tentunya.
 
Dalam Teknik Nomor Cadel ini, Anda akan dikembalikan lagi menjadi bayi yang baru belajar menghafal nomor. Setiap nomor akan dikonversikan dengan konsonan. Berikut daftar konversinya:
 
 
 
Pelafalan Bayi:
 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Tuh - Wah - Gah - Patts - Mah - Nyam - Cuh - Pany - Yan - Yuh Unyil ucing...
Si Unyil sedang bermain ikan-ikanan (jawa: betengan, iwak-iwakan; english: hide-and-seek)
 
 
Pelafalan Anda:
 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Tu - Wa - Ga - Pat - Ma - Nam - Ju - Pan - Lan - Luh Unyil kucing...
 
Konversi 1: WA-RA, PAN-VAN, LUH-SEP
Tu - Ra - Ga - Pat - Ma - Na_ - Ju - Van - Lan - Sep WA menjadi RA,
PAN menjadi VAN,
LUH menjadi SEP
Ingat R diucapkan cadel. Contoh:
mawar dibaca mawaw, roti dibaca woti
Konversi 2: Ucapkan semua dengan vokal "A", ambil konsonan pertama saja.
Ta - Ra - Ga - Pa_ - Ma - Na_ - Ja - Va_ - La_ - Sa_
 
Konversi 3: Konversi terakhir yang harus selalu diingat
T - R - G - P - M - N - J - V - L - S
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
 
Anda mungkin bertanya mengapa WA diganti menjadi RA? Ingat, nama teknik ini adalah Teknik Nomor Cadel. Bayangkan Anda memiliki seorang teman yang cadel dan tidak bisa mengucapkan R dengan benar. Setiap kali mereka mengucapkan R, mereka seperti mengucapkan W. Mudah sekali bukan? Contoh-contoh yang dibewikan (= beri, cadel) di bawah akan sewing (= sering, cadel) menggunakan pengucapan cadel dalam buku ini.
 
Untuk memperkaya perbendaharaan, berikut beberapa aturan yang bisa diterapkan:
 
1. Semi-konsonan (semi-vokal) W, H dan Y tidak dianggap sebagai konsonan, karena pengucapannya mirip dengan pengucapan vokal. Ingat wang (malay) = uang (indo), iaitu = yaitu, iya = iyah. Anda juga bisa mengingatnya dengan pertanyaan gaya bahasa inggris "Why W-H-Y?" Dan akan terjawab dengan sendirinya.
2. Setiap konsonan yang pengucapannya mirip dikelompokkan bisa menjadi satu. Misal:
* T dan D pengucapannya hampir sama, jadi T bisa diganti dengan D,
* G, K dan Q pengucapannya hampir sama, jadi G bisa diganti dengan K dan Q,
* P dan B pengucapannya hampir sama, jadi P bisa diganti dengan B,
* N, NY dan NG pengucapannya hampir sama, jadi N bisa diganti dengan NY dan NG,
* J dan C pengucapannya hampir sama, jadi J bisa diganti dengan C,
* V dan F pengucapannya hampir sama, jadi V bisa diganti dengan F,
* S dan Z pengucapannya hampir sama, jadi S bisa diganti dengan Z,
3. Setiap konsonan boleh dilafalkan dengan beberapa macam vokal dan semi-vokal, misal: P bisa dilafalkan dengan Pa, Pi, Pu, Pe, Po atau aP, iP, uP, eP, oP atau Py, yP.
 
Dengan beberapa aturan tambahan di atas, Anda bisa membuat daftar konversi benda yang hampir tak terbatas. Berikut ringkasan konversi nomor ke dalam kata-kata dari aturan-aturan di atas:
 
Ingat, yang Anda perhatikan adalah pengucapannya, bukan hurufnya.
 
Nomor Konversi Contoh Keterangan
1 T, D teh, ade ade = sebutan mesra untuk anak kecil
2 R ara, ari, aru ara = sejenis tumbuhan seperti labu, ari = plasenta bayi
3 G, K, Q oga, ko(ko), e-ek oga = salah satu lakon di serial Si Unyil yang berkepala gundul
dan selalu minta cepe
ko(ko) adalah sebutan kakak untuk orang cina
e-ek = kotoran bayi yang kita buang ke jamban
4 P, B pa(pa), abah, ibu, semuanya adalah orang tua, lebih baik bayangkan orang super tua
beo, bayi beo = sejenis burung yang bisa menirukan ucapan apa saja
bayi = anak manusia yang masih sering ngompol dan eek :p
5 M meow, mooa, mie meow = kucing kecil yang masih cadel
mooa = sapi kecil mengembek
mie = makanan kesukaan kita
6 N, NG, NY Nuh, Nyah Nauh = salah satu nabi dalam Al-Quran dan Injil
Nyah = sebutan untuk nyonya rumah, ingat pembantu memanggil nyonyahnya
7 J, C jiwa, jawa, aji, aci, jay, ce, co
aji = mantra yang dirapal untuk mengeluarkan ilmu serat jiwa
atau pelajar berkacamata yang pintar dalam film ACI (Aku Cinta Indonesia)
aci = temannya aji, pelajar wanita yang ditaksir aji
jay = teman Anda yang jayus, ngocol, temannya aji juga
ce = cewek paling cantik yang Anda taksir
co = cowok paling ganteng yang Anda taksir
8 V, F fa, eva, evy fa = merek bedak yang dulu pernah terkenal
eva = nama teman Anda
evy = teman Anda juga
9 L lee, leo, la(lala) lee = celana jeans super ketat yang melekat erat
leo = singa lucu di majalah bobo
lala = bidadari yang menyanyi tralala trilili
0 S, Z asu, ozy, soho asu = anjing dalam bahasa jawa
ozy = nama artis berkepala botak dalam si manis jembatan ancol
soho = rumah kecil yang digunakan sebagai kantor
soho = small office home office
 
4. Huruf yang ditulis dua kali secara berturut-turut akan dianggap sebagai satu huruf saja. Misal: tissue harus diucapkan dengan lafal ti-su, horreee diucapkan dengan lafal ho-re.
 
Dengan modal hafalan di atas, Anda bisa membuat urutan nomor sebanyak Anda suka. Kalimat yang digunakan untuk menggantikan nomor ini biasa disebut dengan mnemonic. Berikut beberapa contoh mnemonic yang bisa Anda hafalkan (tolong ditambahkan lagi):
 
Nomor Konversi Mnemonic
10 tas, tissue, tes, toss, dasa(muka), desi, dus, dos
11 tata, titi, tut (bunyi kentut), tet (bunyi terompet), tot (bunyi kentut),
dada (lambaian perpisahan), dadu, dido (penyanyi), dut (kentut), dot (bayi)
12 tar, tiri, turu (jawa), tere, taro, duaaar (bom!), duri, dera (dicambuk), dorr (tembak!)
13 tag, tig, tug, tek (tektek baso),
tek (tek-kotek-kotek, anak ayam turun berkotek), teko, toge,
tak, tik, tuk, tek, tok (ketokan palu),
dag, dig, dug, deg, dog (jantung berdebar ketemu pacar)
14 tapa (pertapa), topi, dop (lampu dop)
15 tamu, tim (nasi tim), tom (tom & jerry),
dam, demo, doom (permainan komputer)
16 tanah, tang, atun, ateng, otong, tong
deni (manusia ikan), dini (pernikahan dini, masih subuh), dono (pelawak)
17 taj (taj mahal), taji (kuku ayam)
18 taf (taft, mobil jeep), tivi,
dive (menyelam di air), dove (merk kosmetik)
19 tali, til (sensor), tuli (celupin tangan di telinga), tol (jalan tol)
dali (burung dadali), dil (tarian india), doel (film anak sekolahan)
20 razia, rasa (ciuman pertama), risih (pipis di tempat umum), rusa, resah (mau pipis masih dalam bis),
rossa (penyanyi), reseh (berisik banget sih)
21 ratu, ruth (sahanaya), roti
22 rara (mendut), rara (jonggrang), rara (nyi roro kidul), riri
23 raga, rugi (taoge banting piring), reog, rogoh (saku, copet!)
rak, riki (martin), ruko (rumah toko, bedakan dengan soho), reiki (teknik pernafasan), roko (asap diisep)
24 rap (negro nyanyi ngerap), rupiah
25 ram (ram komputer), rim (satu rim kertas), rum (minuman memabukkan), rem (sepeda),
roma (Julius Caesar, Colosseum)
26 rani, rini, reni, roni
27 raja, ruju (kembali ke istri tercerai), rojo (raja jawa), receh (uang logam), ricoh (mesin photo copy)
28 rafi, rif (penyanyi), ref (nyanyian), ravi (orang india)
29 rel (kereta), roll (gulungan film), roll (rock n roll)
30 gas, gus (gus dur), geisha (artis jepang), goes (mangayuh sepeda),
kas, kasa, kis (permen wangi), kos (ibu kos)
31 gat, git, gut, get, got (belajar bahasa asing?), gada (tongkat raksasa)
kat (kit-kat), kit (kit-kat)
32 gaharu, giro, geerrr (ketawa renyah), gor (gedung olah raga)
33 gaga (makanan kaleng), gigi, guk (anjing menggonggong)
34 gap (gaptek, gagap teknologi, orang dusun)
kap (topi lampu), kipi, kupu (kupu malam),
kebo (berkumpul), koboi
35 gam (pejuang aceh bersenjata rencong), gym (aa gym, dai yang santun),
kameha (mantra dragon ball), kemah, komo
36 gin (arak dari buah beri), gen (DNA dikepang dua),
kano (perahu italia?), khan (kubilai khan, kaisar mongol), kina (pil malaria, kapsul - nyamuk), koni
37 gaji, kaji (menelaah teks kuno)
38 giv (sabun kecantikan), kafe, koffi (koffi anan, PBB)
39 silahkan dilanjutkan...
 
==== Lain Lain ====
 
TODO: Tambahkan teknik teknik lain di atas ini, jangan dihapus sub-bab ini.
 
=== Teknik Mengingat Huruf dan Urutannya ===
309

suntingan