Lagu Banjar: Perbedaan revisi

54 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
<div style="border:0; -moz-box-shadow: 0 1px 3px rgba(0, 0, 0, 0.35); -webkit-box-shadow: 0 1px 3px rgba(0, 0, 0, 0.35); box-shadow: 0 1px 3px rgba(0, 0, 0, 0.35); -moz-border-radius: 7px; -webkit-border-radius: 7px; border-radius: 7px; background: #fff; background: -moz-linear-gradient(top, #fff 75%, #F5F5F5 100%); background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(75%,#fff), color-stop(100%,#F5F5F5)); background: -webkit-linear-gradient(top, #fff 75%,#F5F5F5 100%); background: -o-linear-gradient(top, #fff 75%,#E5E5E5 100%); background: -ms-linear-gradient(top, #fff 75%,#E5E5E5 100%); background: linear-gradient(top, #fff 75%,#fff 100%); height:auto; padding-left:10px; padding-right:10px; padding-bottom:5px; padding-top:5px; margin:5px 5px 5px 5px; {{{style|}}}">
 
Lagu Banjar adalah lagu-lagu ber[[:w:bahasa Banjar|bahasa Banjar]]. Menurut seniman/ pencipta [http://www.musikgede.com lagu-lagu] Banjar yaitu '''H. Anang Ardiansyah''' (72 tahun) dilihat daerah perkembangannya lagu-lagu (pantun) berirama khas Banjar di [[:w:Kalimantan Selatan|Kalimantan Selatan]] terbagi menjadi 3 yaitu pantun yang berkembang di tepian sungai, pantun yang berkembang di daratan dan pantun yang berkembang di pesisir pantai.
 
Jenis-jenis pantun (lagu) tersebut antara lain :
* '''Lagu (Pantun) Rantauan''' yaitu lagu-lagu yang berkembang di sepanjang tepian sungai khususnya di daerah Banjar Kuala. Ciri-ciri lagu ini beralun-alun dan bergelombang-gelombang seperti gelombang sungai dan seperti orang yang meratapi nasib. Perbedaan lagu Rantauan dengan lagu Pasisiran, misalnya pada lagu Rantauan ''mangancang meratapi nasib'' (melengking tinggi sambil meratapi nasib), sedangkan lagu Pasisiran ''mangancang tapi ba-arti'' (melengking tinggi memiliki tujuan tertentu)
*''' [http://www.musiksaya.com Lagu] (Pantun) Pandahan''' yaitu lagu-lagu Japin yang berasal dari Hulu Sungai (Banjar Hulu) yaitu dari [[:w:Rantau|Kota Rantau]] sampai [[:w:Tanjung, Tabalong|Tanjung]]. Lagu ini disebut juga '''Lagu Tirik''', karena dinyanyikan ketika ''urang ma-irik banih'' (orang yang sedang memisahkan bulir-bulir padi dengan tangkainya dengan cara diinjak-injak ketika panen). Lagu ini dinyanyikan sambil ''baturai'' (bersahut-sahutan, berbalas), dimana kata akhir sebuah bait dipakai lagi menjadi awal bait yang selanjutnya, contohnya lagu ''Paris Barantai'' ciptaan H. Anang Ardiansyah.
* '''Lagu (Pantun) Pasisiran''' yaitu lagu yang berkembang di daerah pesisiran [[:w:Kotabaru|Kota Baru]] ([[:w:Sigam, Pulau Laut Utara, Kotabaru|Sigam]]), yang dinyanyikan melengking-lengking dengan nada tinggi (karena ada sedikit pengaruh [[:w:Suku Bugis|Bugis]]). Contohnya, lagu ''Japin Sigam'' yang mengiringi tari Japin Sigam. Lagu yang bernuansa pasisiran lainnya yaitu lagu ''Intan Marikit'' ciptaan Agit Kursani.
 
1

suntingan