Petarung Perkasa/Ninja Jepang

Ketika kamu merasa bahwa kamu sedang melakukan pertarunganmu, sebenarnya kamu sedang menjalani pertarungan kami [ninja].

—Lou Klein, ahli ninjutsu

Ninja, disebut juga Shinobi, adalah agen rahasia atau pembunuh bayaran pada masa Jepang feodal. Ninja dianggap sebagai prajurit tak kasat mata yang mengintai dalam kegelapan. Banyak rumor yang beredar bahwa ninja dapat menggunakan kemampuan supranatural seperti menyemburkan api, berjalan di atas air, menghilang dalam asap, dan bahkan berubah wujud. Meskipun banyak dari rumor tersebut tidaklah benar, namun ninja tetap dianggap sebagai seseorang yang menguasai ninjutsu (jalan tak kasat mata).

Ninja.

Hanya ada sedikit bukti sejarah mengenai asal mula ninja. Lou Klein, seorang bintang film kelas D dan pengisi suara permainan video, berpendapat bahwa ninja pada awalnya merupakan petani yang tertindas yang ingin bangkit melawan para samurai. Ninja kemudian berkembang menjadi ahli dalam hal pengintaian, penyusupan, dan pembunuhan. Siasat mereka yang tak biasa, bertentangan dengan samurai, yang memiliki aturan ketat mengenai kehormatan dan pertarungan.

Ninja seringkali bertugas sebagai mata-mata dan pembunuh bayaran pada awal abad ke-15, ketika kerusuhan politik ditambah lagi dengan kode bushido samurai yang ketat menciptakan kebutuhan yang besar bagi para pria yang bersedia dan mampu melakukan tindakan yang dianggap tidak terhormat oleh prajurit biasa.

Perlindungan

sunting

Ninja biasanya tidak mengenakan baju zirah apa pun karena lebih mengutamakan kecepatan, kelincahan, dan kegesitan.

Persenjataan

sunting

Senjata yang dibawa oleh ninja antara lain:

  • Ninjato: Pedang pendek bermata tunggal.
  • Metsubushi: Telur burung yang dilubangi dan diisi dengan zat yang dapat membutakan mata musuh, misalnya cairan merica atau serpihan kaca. Senjata ini digunakan dengan cara dilemparkan ke mata musuh.
  • Shuriken: Lempengan logam kecil yang digunakan dengan cara dilemparkan kepada musuh, biasa ke arah mata. Bentuk shuriken yang paling terkenal adalah Hira-shuriken atau Bintang Ninja, yang memiliki empat bilah tajam, kadang-kadang memiliki lubang di tengahnya. Shuriken dapat pula diolesi racun.
  • Fukiya: Sumpitan yang berbentuk tabung panjang, biasanya dibuat dari bambu, yang digunakan untuk melepaskan anak panah kecil dengan cara ditiup. Panjang sumpitan ini biasanya sekitar 20 inci. Panahnya seringkali ditambahi racun untuk melumpuhkan musuh. Sumpitan ini juga dapat digunakan sebagai alat pernapasan ketika ninja sedang berada di dalam air.
  • Kusarigama: Senjata gabungan yang terdiri atas kama (sabit besar) yang terpasang pada manriki (rantai besi panjang), sekitar 10 kaki atau lebih, dengan pemberat besi di bagian ujungnya.
  • Wakizashi: Pedang pendek bermata tunggal.