Petarung Perkasa/Rajput India

Kamu tidak bisa begitu saja menjadi seorang Rajput -- kamu harus dilahirkan sebagai Rajput.

—Gugun Deep Singh, ahli Rajput

Rajput ("putra raja") adalah orang yang menjadi anggota dari kelas sosial yang termasuk ke dalam kasta Kstaria di India dan sebagian Pakistan.

Banda Singh Bahadur, seorang Rajput yang menjadi pemimpin perang terkenal dalam pasukan Sikh.

Rajput memiliki reputasi sebagai prajurit yang tangguh. Banyak dari mereka pada masa kini bertugas dalam Angkatan Bersenjata India, dan sejumlah orang keturunan Rajput juga bertugas dalam Angkatan Bersenjata Pakistan.

Posisi tempat asal orang Rajput, kini disebut Rajasthan, yang terletak di India barat laut menjadikan para Rajput sebagai barisan pertahanan terdepan dalam menghadapi invasi dari barat oleh orang Muslim, maupun menghadapi para penyerang dari utara seperti pasukan Mongol.

Perlindungan

sunting

Rajput mengenakan zirah cincin dengan zirah kulit di bagian dalamnya. Mereka lalu menutupi zirahnya dengan pakaian sutra. Selain itu, zirah cincin mereka kadang-kadang dilengkapi lempengan-lempengan besi pada bagian dada, perut, bahu, dan kaki.

Helm Rajput merupakan helm besi lancip dengan pelindung hidung. Ada pula helm dengan tambahan cadar dari zirah cincin yang menutupi bagian wajah. Sementara itu perisai Rajput disebut Dhal dan merupakan perisai bundar dari besi.

Persenjataan

sunting

Berikut ini adalah beberapa senjata yang biasanya dimiliki oleh Rajput.

  • Khanda: Pedang India yang berbilah lurus bermata tunggal dengan ujung yang melebar. Pada Pangkal pedangnya terdapat duri-duri logam. Karena ujungnya yang tidak begitu lancip, pedang ini tidak cocok untuk menusuk dan lebih cock untuk menebas dan menyayat. Orang Rajput menganggap Khanda sebagai senjata yang sangat bergengsi.
  • Talwar: Pedang berbilah melengkung bermata tunggal.
  • Aara: Disebut juga Urumi, senjata ini adalah pedang India yang lentur. Aara terdiri atas pita besi yang tajam dengan panjang 4-5,5 kaki dan lebar 3/4-1 inci. Gagangnya kecil dan dilengkapi dengan pelindung lengan tangan. Aara biasanya dipakai di pinggang seperti sabuk jika tak digunakan.
  • Burj: Disebut juga Gandasa, senjata sepanjang 20 inci ini adalah bilah pisau yang terpasang pada gagang yang panjang. Bilahnya pendek, lebar, dan agak melengkung dengan mata tunggal, sedangkan gagangnya biasanya dibuat dari tembaga. Ujung gagangnya kadang-kadang dihias dengan bentuk kepala gajah, sehingga senjata ini disebut juga "pisau gajah". Pada tangkainya, kadang-kadang ada lubang tempat menyimpan pisau yang lebih kecil.
  • Katar: Pisau tusuk India dengan bilah yang besar. Gagangnya berbentuk mirip huruf H dengan pelindung pada bagian sampingnya. Rajput biasanya memakai dua buah Katar secara bersamaan. Salah satu jenis Katar yang terkenal adalah "Katar gunting", yang bilahnya dapat terbuka dan memunculkan bilah tambahan.
  • Tabar: Kapak perang India yang dibuat dari besi dengan pemberat pada bagian bawah tangkainya untuk penyeimbang dan sebagai senjata pemukul. Tangkai kapak ini biasanya diberi hiasan yang rumit, bahkan kadang diberi tambahan emas dan perak. Selain itu, kadang-kadang terdapat lubang pada tangkainya tempat menyimpan pisau kecil.
  • Gurj: Gada besi dengan gagang mirip gagang pedang dan kepala gada yang bergelombang. Kadang-kadang, terdapat bukaan pada kepala gadanya, yang menghasilkan bunyi ketika senjata diayunkan.
  • Chakram: Senjata lempar berupa piringan besi atau kuningan dengan bagian luar yang tajam dan memiliki lubang besar di bagian tengahnya. Beberapa Chakram diberi hiasan dan ukiran yang rumit, bahkan kadang ditambahi emas dan perak. Jika tidak digunakan, Chakram biasanya dipakai di leher atau lengan.
  • Panah: Busur dan anak panah untuk menyerang musuh pada arah yang jauh.