Petarung Perkasa/Samurai Jepang

Di antara kumpulan para petarung, Samurai tentunya merupakan yang terhebat

—Tetsuro Shigematsu, keturunan Samurai

Samurai adalah perwira militer kelas elit pada masa praindustri di Jepang. Samurai bekerja untuk majikan atau tuan tanah yang disebut daimyo, sedangkan samurai yang tak memiliki majikan disebut ronin. Samurai memilki seperangkat aturan atau kode etik yang disebut bushido.

Samurai yang bersiap memanah.

Perlindungan

sunting

Samurai mengenakan sejenis zirah lamelar besi yang disebut dō-maru atau "penutup badan". Zirah ini dibuat dari banyak sisik logam yang kecil yang diikat dengan tali menjadi lempengan besar dan dipernis. Kemudian tiap lempeng itu diikat hingga membentuk satu zirah lengkap. Karena besi cukup berat untuk dipakai, akhirnya penggunaan besi dalam zirah ini dibatasi hanya untuk melindungi bagian-bagian penting tubuh, sedangkan sisanya menggunakan kulit. Setelah adanya kontak dengan bangsa Eropa, Samurai mulai memakai zirah lempeng, yang memberikan perlindungan lebih kuat. Samurai juga bisanya memakai helm besi lebar yang datar yang disebut Kabuto.

Persenjataan

sunting

Berikut ini adalah senjata yang biasa dibawa oleh Samurai. Selain senjata-senjata kuno ini, Samurai juga mulai menggunakan senjata api setelah adanya kontak dengan bangsa Eropa.

  • Katana: Pedang Jepang bermata tunggal berbilah melengkung dan ramping. Pelindung tangannya biasanya berbentuk bundar atau segi empat. Gagangnya cukup panjang untuk dapat dipegang dengan dua tangan. Katana dibuat dari besi khusus Jepang yang disebut Tamahagane. Katana dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki tepian bilah yang tajam dan keras serta mampu menyerap tekanan tanpa menjadi hancur. Katana biasanya dipakai untuk menebas dan memotong meskipun ada dapat pula dipakai sebagai senjata tusuk. Katana disimpan di pinggang dengan bagian tajamnya yang mengarah ke atas.
  • Nodachi: Pedang yang mirip katana namun lebih panjang dan besar sehingga kekuatan tebasannya lebih besar.
  • Naginata: Tongkat sepanjang tujuh kaki dengan ujung berupa belati tajam yang melengkung
  • Yari: Tongkat panjang dengan ujung berupa belati tajam yang lurus.
  • Yumi: Busur panah Jepang sepanjang tujuh kaki yang tak simetris dengan pegangan yang terletak sekitar satu pertiga dari ujung bawahnya. Yumi biasanya dibuat dari bambu, kayu, dan kulit. Yumi sengaja dibuat lebih panjang daripada tinggi pemanahnya.
  • Kanabo: pentung kayu besar yang bagian pemukulnya dipenuhi dengan banyak tonjolan atau duri besi. Kanabo memiliki ukuran yang bervariasi.