Sejarah Kekaisaran/Het

Kekaisaran Het adalah kekaisaran yang didirikan oleh bangsa Het sekitar abad ke-18 SM. Kekaisaran Het berpusat di kota Hattusa di Anatolia utara-tengah. Bangsa Het sendiri merupakan suku bangsa kuno di Anatolia (Turki modern) yang menuturkan bahasa Het, yang merupakan bagian dari rumpun bahasa India-Eropa cabang Anatolia.[1]

Cakram surya, simbol Kekaisaran Het

Bangsa Het menyebut negeri mereka Hatti, dan bahasa mereka Nesili.

Het mencapai puncak kejayaannya pada pertengahan abad ke-14 SM, di bawah raja Suppiluliuma I. Ketika itu Het meguasai wilayah yang meliputi sebagian besar Anatolia, serta sebagian Levant utara dan Mesopotamia Hulu. Setelah sekitar tahun 1180 SM, Kekaisaran Het berakhir seiring keruntuhan Zaman Perunggu. Het terpecah menjadi beberapa negara-kota "Het Baru", yang beberapa di antara bertahan hingga abad ke-8 SM.

Militer Het berhasil memanfaatkan kereta perang dengan sukses. Selain itu, meskipun ada pada Zaman Perunggu, Het sudah mulai mengembangkan pembuatan barang-barang besi sejak abad ke-14 SM.

Wilayah terluas Kekaisaran Het

Catatan kakiSunting

  1. Andrew McCarthy, University of Myles c gy 1B Lecture