Abad Pertengahan/Sejarah/Tinggi/Henry II

<< William Sang Penakluk Henry I — Richard I - Abad Pertengahan John >>

Setelah William Sang Penakluk meninggal pada 1087 M, tahta Inggris diwariskan kepada putranya William II dan kemudian Henry I. Henry lalu diteruskan oleh putrinya Matilda. Namun ketika Henry meninggal pada 1135, keponakannya Stephen dari Blois merebut tahta dan tidak mengizinkan Ratu Matilda berkuasa. Matilda berjuang melawan Stephen selama bertahun-tahun, tapi ia tak pernah berhasil berkuasa.

Henry II

Namun setelah Stephen meninggal pada 1154 M, putra Matilda, Henry II dan istrinya Eleanor dari Aquitaine merebut tahta Inggris (serta kendali atas Normandia dan Aquitaine, yanng secara keseluruhan meliputi separuh Prancis modern). Henry adalah raja yang kuat. Ia sering terlibat dalam mengorganisir Inggris, memerangi Prancis, dan melawan Eleanor, yang memimpin pemberontakan melawannya.

Suatu ketika Henry berselisih paham dengan Gereja mengenai siapa yang lebih berkuasa, raja atau Gereja. Tiba-tiba beberapa anak buah Henry membunuh Santo Thomas a Becket, uskup agung Canterbury, di gerejanya sendiri pada 1170 M.

Richard I

Henry memiliki empat orang putra, Heny, Richard, Geoffrey dan John. Henry, putra sulungnya, mati muda, sehingga yang menggantikanya adalah Richard, yang kemudian dikenal dengan sebutan Richard I atau Richard Hati Singa. Richard ikut serta dalam Perang Salib Ketika, yang tidak terlalu berakhir sukses. Ketika ia pergi, pemerintahan Inggris dijalankan oleh adik lelakinya, John. John menetapkan pajak yang tinggi terhadap rakyat untuk membiayai Perang Salib. Selain itu, Richard ternyata malah ditangkap oleh Kaisar Romawi Suci di Jerman sehingga John harus mengumpulkan sejumlah besar uang untuk menebusnya. Oleh karena itu John tak disukai oelh rakyat.

Dalam kisah Robin Hood, John adalah raja jahat yang senang menindas kaum miskin serta ingin menangkap Robin Hood. Sementara Richard adalah raja baik yang pulang setelah melakukan perjalanan panjang lalu memaafkan Robin Hood. Robin Hood kemungkinan tak pernah benar-benar ada namun Richard adalah tokoh nyata.

Richard meninggal pada 1199 M pada usia 42 tahun dengan tak meninggalkan anak, sedangkan Geoffrey terbunuh dalam sebuah turnamen bertarung. Dengan demikian John menjadi raja berikutnya.

Lihat pula

sunting