Bahasa Indonesia/Ketidakkonsistenan KBBI

Halaman ini memuat ketidakkonsistenan yang ditemukan dalam KBBI. Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi masukan bagi KBBI berikutnya.

Masalah Aturan Penerapan Anomali
Penyerapan awalan auto- (bahasa Inggris) Fonem au tetap au dan tidak disesuaikan menjadi o
  • autobiography > autobiografi
  • autocracy > autokrasi
  • autopsy > autopsi
  • autodidact > autodidak
  • autograph > autograf
  • automatisation > otomatisasi, seharusnya automatisasi
  • automotive > otomotif, seharusnya automotif
  • automatic > otomatis, seharusnya automatis
  • autonom, autonomous > otonom, seharusnya autonom
  • autophone > otopon, seharusnya autofon
  • autonomy > otonomi, seharusnya autonomi
  • autoritarian > otoriter, seharusnya autoriter
Penyerapan akhiran -phone (bahasa Inggris) [1] Akhiran -phone diserap menjadi -fon: fonem ph diserap menjadi f dan e pada akhir kata dihilangkan.
  • microphone > mikrofon
  • saxophone > saksofon
  • telephone > telepon, seharusnya telefon
  • autophone > otopon, seharusnya autofon

Penyerapan akhiran -ics (bahasa Inggris) Akhiran -ics yang berarti ilmu diserap menjadi -ika
  • mathematics > matematika
  • statistics > statistika
  • physics > fisika
  • linguistics > linguistik, seharusnya linguistika
  • semantics > semantik, seharusnya semantika
  • fonetics > fonetik, seharusnya fonetika
Peluluhan fonem pada kata majemuk [2][3] Kata dasar yang diawali dengan huruf k, s, p, atau t huruf pertamanya akan meluluh jika ditambahkan awalan me-.
  • kali > mengali
  • seru > menyeru
  • paku > memaku
  • terima > menerima
  • punya > mempunyai, seharusnya memunyai
  • permisi > mempermisikan, seharusnya memermisikan
  • kurasi > mengkurasi, seharusnya mengurasi
Pemberian prefiks pembentuk verba Kata dasar yang bersuku kata tunggal diberi imbuhan menge-, kecuali s yang diikuti oleh konsonan.
  • cek > mengecek
  • pres > mengepres
  • stop > menstop
  • hak > menghaki, seharusnya mengehaki
  • had > menghadkan, seharusnya mengehadkan
  • respons (KBBI), merespons (KBBI), tetapi meresponi (bentuk yang sudah lazim dipakai), maka orang dapat salah kaprah mengira kata dasarnya adalah respon (tanpa 's')
  • reguler (Aplikasi KBBI Edisi V Luring) dan regularisasi (Aplikasi KBBI Edisi V Luring), sehingga menghasilkan ambiguitas kata dasar yang benar.

Catatan kaki

sunting