Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, misal rumah adalah nomina karena tidak mungkin dikatakan tidak rumah. Nomina biasanya dapat berfungsi sebagai subjek atau objek dari klausa

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:

Nomina dapat dilihat dari tiga segi, yaitu semantis, sintaksis, dan bentuk. Dari segi semantis, nomina adalah kata yang merujuk pada nama seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Dari segi sintaksis, nomina memiliki ciri-ciri:

  1. menduduki posisi subjek, objek, atau pelengkap dalam kalimat yang predikatnya verba,
  2. tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak, serta
  3. umumnya dapat diikuti oleh adjektiva, baik secara langsung maupun diantarai oleh kata yang.

Dari segi bentuk, nomina dapat dibagi menjadi nomina dasar dan nomina turunan. Nomina dasar adalah nomina yang hanya terdiri atas satu morfem dan dapat dibagi menjadi nomina dasar umum dan nomina dasar khusus. Nomina turunan adalah nomina yang diturunkan melalui proses afiksasi, perulangan, atau pemajemukan.

Afiks dalam penurunan nomina

sunting

Ada tiga prefiks dan satu sufiks yang dipakai untuk menurunkan nomina, yaitu:

  1. ke-
  2. per-
  3. peng-
  4. -an

Terkadang juga memakai imbuhan ke-an. Imbuhan ke-an juga dapat digunakan dalam kalimat verba atau kata kerja.

Dengan memperhitungkan kemungkinan penggabungan prefiks dan sufiks, ada tujuh jenis afiksasi yang dapat digunakan dalam penurunan nomina:

  1. ke-
  2. per-
  3. peng-
  4. -an
  5. peng-an
  6. per-an
  7. ke-an